Langsung ke konten utama

Diundang Tak Resmi, HMPPB Ogah Audiensi dengan Bupati Pesibar



(Netizenku.com): Permintaan Pemkab Pesisir Barat, untuk mengajak Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Pesisir Barat (HMPPB) melakukan audiensi terkait aksi peduli koin beberapa waktu lalu, ditolak karena tidak melalui mekanisme resmi.
Sekretaris Bidang Humas HMPPB, Irwando mengaku beberapa waktu lalu utusan bupati mengajak HMPPB untuk melakukan audiensi, tetapi karena yang meminta itu lembaga pemerintahan dan pihaknya merupakan organisasi resmi, makadiharapkan juga menggunakan jalur resmi.
“Kita sama-sama lembaga resmi, jadi harus melalui prosedur yang resmi, walaupun organisasi kami hanya kumpulan mahasiswa dan pemuda, tetapi kami bangga melakukan yang legalitas,” kata dia, Senin (9/4).
Menurut Irwando, pihaknya tidak keberatan kalau bupati setempat mau mengajak audiensi terkait aksi dan kritikan yang disampaikan HMPPB, tetapi karena HMPPB bukan organisasi perseorangan, maka harus melalui  prosedur.
“Aksi yang kami lakukan atas nama organisasi, jadi apakah permintaan bupati untuk audiensi akan kami terima harus melalui  persetujuan semua anggota,” harap Irwando.
Sementara sehari sebelumnya, HMPPB melakukan audiensi dengan alumni SDN III Pasar Krui di Bandar Lampung, selain mendapat  dukungan moral terhadap aksi peduli koin, juga menerima bantuan dari alumni yang diserahkan Isna Subana.
“Kemarin kami diundang Cikwo Isna, dan Alhamdulillah selain mendapat support moral sebagai alumni, beliau juga memberikan bantuan sebesar Rp2,1 juta dan juga anaknya menyerahkan celengan, yang meminta untuk disampaikan secara langsung dengan saudara-saudaranya di Krui,” kata Irwando.
Sementara Isna, mengatakan sumbangan yang diberikan kepada HMPPB sebagai rasa prihatin dan sedih atas nasib siswa-siswi SDN III Pasar Krui Pesisir Tengah yang terlantar akibat kebijakan Pemkab Pesisir Barat.
“Saya prihatin dan sedih dengan dirampasnya hak pendidikan siswa-siswi SDN III, dan kami alumni akan terus mendukung gerakan yang dilakukan oleh HMPPB,” kata Isna.
Seperti diketahui, atas kebijakan Pemkab Pesisir Barat yang merampas hak pendidikan siswa-siswi SDN III Pasar Krui Pesisir Tengah yang dihancurkan untuk lokasi pembangunan kantor bupati, saat ini siswa sekolah tersebut harus melakukan proses belajar mengajar menumpang di sekolah lain. (Iwan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Singkat Hengki Warnando

HENGKI WARNANDO (lahir di KRUI, 12 Agustus 1997) adalah Kepala Penelitian dan Pengembangan Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) Republica Untuk periode 2016-2017 serta sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kemahasiswaan periode 2017-2018. Sosok yang cekatan ini merupakan mahasiswa  Universitas Lampung  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Pemerintahan. Hengki merupakan anak Pertama dari dua bersaudara pasangan Hermanto dan Warti Yunida. Sejak lahir hingga usia 18 tahun, ia menetap di Krui , Pesisir Barat bersama orang tua dan adiknya Rifatinah Herwinda. Selain hobi berorganisasi ternyata mahasiswa FISIP Unila ini juga hobi menulis, menulis merupakan salah satu cara untuk membuat ia dikenal banyak orang. sebab ketika ia menduduki bangku kuliah, Hengki melihat bahwa banyak sekali teman teman kampus nya yang terkenal karena jabatan gubernur, presiden dll. lalu ia berpikir, harus dengan cara apa supaya dirinya juga dikenal orang maka alternatif p...

"Pesisir Barat" Punya Potensi?

Krui adalah ibukota Kabupaten Pesisir Barat, dimana sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Lampung Barat. Krui berada di daerah pesisir Samudera Hindia. Sebagai daerah pesisir, Krui memiliki potensi pariwisata terutama wisata pantai. Potensi Krui sebagai daerah tujuan wisata sudah terkenal sampai mancanegara. Wilayah ini sering dikunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, dengan tujuan utama untuk berselancar. Belakangan ini arus kunjungan wisata ke wilayah ini semakin meningkat dengan semakin gencarnya promosi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,baik melalui media cetak maupun media elektronik. Ke depan, wilayah ini diproyeksikan menjadi salah satu tujuan wisata unggulan dengan lapangan terbang Seray sebagai sarana transportasi cepat menuju wilayah ini. Dengan adanya lapangan terbang seray ini, diharapkan industri wisata bisa berkembang menjadi industri andalan utama wilayah ini. Tempat-tempat yang sering dijadikan tempa...

Motivasi

1). Kepandaian yang Ragu Akan kalah dengan Kebodohan yang Yakin. 2). Dewasalah pada Waktunya , Kekanakalah pada Tempatnya , Bijaklah pada Hakekatnya. 3).  Setiap orang yang lahir pasti mati. Menghembuskan nafas terakhir di atas tahta, atau diseret ke dalam kubur dengan tangan dan kaki terikat?